Kabupaten Bogor (22/10) Dalam rangka memperluas kerja sama dan akselerasi riset melalui GROW BPOM telah diadakan rapat advokasi lintaz sektor bersama BRIN, GP Farmasi, GP Jamu, dan GAPMMI yang membahas sinergi program GROW BPOM dengan berbagai program yang dimiliki oleh stakeholders, agar manfaat program ini dapat dirasakan secara optimal oleh pelaku usaha obat dan makanan di Indonesia.
GP Jamu, GP Farmasi, GAPMMI, dan BRIN sangat mengapresiasi program GROW BPOM dan berharap dengan adanya GROW BPOM ini pelaku usaha khususnya UMKM dapat bersaing di pasar lokal maupun global.
“Kami sangat berharap kegiatan Balai POM di Bogor dengan anggota GP Jamu juga dapat segera terealisasi” ungkap Erna, perwakilan GP Jamu.
GP Farmasi, yang diwakili oleh GP Farmasi Kota Bogor, Miko Hendro Yudanto dalam kesempatan yang sama, menyampaikan harapannya agar dapat berkolaborasi dengan BPOM dalam pencegahan peredaran obat palsu dan illegal sehingga hal ini dapat diantisipasi lebih awal agar Masyarakat dapat terhindar dari peredaran obat palsu ini
BRIN, GAPMMI, GP Jamu dan GP menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif BPOM yang telah memulai langkah melalui GROW BPOM. Rapat ini menjadi awal yang baik dalam memperkuat kerja sama lintas sektor guna memastikan tujuan dari GROW BPOM dapat tercapai, sekaligus memberikan dampak nyata bagi pelaku usaha di sektor obat dan makanan.
Selain itu dalam kesempatan ini telah disepakati beberapa hal di mana Asosiasi berkomitmen untuk menjadi fasilitator dalam rangka asistensi regulasi umkm dan mengembangkan kerja sama lebih konkret dalam mengembangkan umkm pada pertemuan selanjutnya.