Asesmen Awal ISO 17025 BPOM di Bogor: Komitmen Peningkatan Pelayanan Publik Badan POM

26-02-2026 Balai POM di Bogor Dilihat 190 kali

Bogor (04/02/2026) - Laboratorium BPOM di Bogor melaksanakan rangkaian Kegiatan Persiapan Sertifikasi ISO/IEC 17025:2017, diantaranya yaitu Audit oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) sebagai Bagian Integral Proses Akreditasi ISO/IEC 17025:2017.Sebagai bagian dari upaya memperoleh akreditasi ISO/IEC 17025:2017 dari Komite Akreditasi Nasional (KAN), laboratorium BPOM di Bogor telah menjalani serangkaian audit eksternal yang dilakukan oleh tim asesor independen yang kompeten dan diakui pada tanggal 15-16 Desember 2025 . Audit ini merupakan komponen kunci dalam proses akreditasi, yang bertujuan untuk menilai penerapan sistem manajemen mutu laboratorium dan kompetensi teknis pengujian sesuai dengan standar internasional yang berlaku. Audit akreditasi akan dipimpin oleh Prof. Dr. Yeyet Cahyati Sumirtapura, Apt. selaku Lead Assessor yang berpengalaman dalam asesmen sistem manajemen mutu laboratorium berdasarkan ISO/IEC 17025:2017 serta penilaian teknis penerapan standar tersebut pada berbagai laboratorium uji di Indonesia. Selain itu, dalam tim asesor juga akan terlibat Noviana Bayu Alnavis, S.Si., M.Si., seorang profesional yang kompeten dalam bidang sains dan manajemen teknis laboratorium, yang bertugas untuk mengevaluasi aspek teknis pengujian dan konsistensi penerapan prosedur mutu laboratorium.

Dalam rangka memperkuat kualitas layanan pengujian laboratorium, Balai Besar/Balai POM di Bogor melaksanakan kegiatan pra-asesmen dan asesmen akreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan BPOM Bogor dalam menerapkan standar laboratorium yang kompeten, objektif, dan berintegritas sesuai ketentuan yang berlaku.

Tahapan pra-asesmen dilaksanakan sebagai proses evaluasi awal untuk menilai kesiapan sistem manajemen laboratorium, kompetensi personil, penerapan metode pengujian, serta jaminan keabsahan hasil uji. Melalui pra-asesmen, BPOM Bogor melakukan penelaahan menyeluruh terhadap kesesuaian dokumen dan implementasi di lapangan, sekaligus mengidentifikasi peluang perbaikan guna memastikan kesiapan menghadapi asesmen secara optimal.

Selanjutnya, kegiatan asesmen akreditasi KAN dilaksanakan untuk menilai kesesuaian penerapan standar laboratorium secara komprehensif. Asesmen ini mencakup evaluasi sistem manajemen, kompetensi sumber daya manusia, validitas metode pengujian, ketertelusuran pengukuran, pengelolaan peralatan, serta penerapan jaminan keabsahan hasil pengujian. Seluruh proses asesmen dilakukan secara objektif dan profesional sebagai bagian dari mekanisme penjaminan mutu yang independen.

Pelaksanaan pra-asesmen dan asesmen ini tidak hanya dimaknai sebagai pemenuhan persyaratan akreditasi, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran dan peningkatan berkelanjutan. BPOM Bogor memandang akreditasi sebagai komitmen untuk menjaga konsistensi mutu, meningkatkan kepercayaan publik, serta memastikan bahwa setiap hasil pengujian yang dihasilkan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan regulatori.

Melalui penguatan sistem mutu laboratorium dan peningkatan kompetensi secara berkesinambungan, BPOM Bogor terus berupaya mendukung pengawasan obat dan makanan yang aman, bermutu, dan bermanfaat bagi masyarakat. Komitmen ini menjadi bagian penting dari peran BPOM dalam melindungi kesehatan masyarakat dan membangun kepercayaan terhadap layanan pengujian yang profesional dan tepercaya.-RD

Sarana