Bogor-Kamis. (12/03/2026). Kepala Balai POM di Bogor bersama tim melaksanakan kegiatan audiensi dengan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, yang baru dilantik pada bulan Januari 2026, terkait kegiatan pengawasan Obat dan Makanan, khususnya di Kota Bogor, pada pada Kamis, 12 Maret 2026 bertempat di kantor Dinas Kesehatan Kota Bogor. Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, dr. Erna Nuraena dan tim menyambut baik kehadiran tim dari Balai POM di Bogor, dan mendukung perkuatan koordinasi lintas sektor dalam upaya kegiatan bersama pengawasan Obat dan Makanan, ,termasuk pengendalian Resistensi Antimikroba (Antimicrobial Resistance/AMR)AMR yang menjadi isu kesehatan global.
Hal lain yang dibahas adalah program prioritas nasional Kelurahan Pangan Aman, Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas dan Sekolah dengan PJAS Aman yang perlu peran pemda untuk dapat mereplikasi serta meningkatkan budaya keamanan pangan. Program Kota Pangan Aman, Ayo Buang Sampah Obat, inovasi GROW BPOM dan ToT Cepot (Training of Trainer Cegah Penyalahgunaan Obat dan Makanan Terlarang) juga merupakan topik yang dibahas, untuk mencegah meningkatnya penyalahgunaan obat-obat tertentu di kalangan remaja, kekerasan pada perempuan dan anak, serta penguatan sistem pengawasan Obat dan Makanan.
Kepala Dinas menyampaikan pentingnya akurasi data agar dapat mengevaluasi suatu program termasuk menyusun suatu kebijakan baru. Rapat monitoring dan evaluasi kegiatan Tim Koordinasi dan Pembinaan Pengawasan Obat dan Makanan perlu segera dilakukan. Melalui audiensi ini, diharapkan kolaborasi antara Balai POM di Bogor dan Dinas Kesehatan Kota Bogor dapat terus ditingkatkan, agar kegiatan dapat berjalan lebih efektif.-KJ-