Jakarta, (14/09/2026) - Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) melaksanakan audiensi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam rangka memperkuat koordinasi dan sinergi antar lembaga. Kegiatan ini membahas sejumlah peluang kerja sama strategis, antara lain di bidang penelitian dan hilirisasi, pengujian laboratorium, serta dukungan sarana dan prasarana bagi pelaksanaan tugas dan fungsi Badan POM. Pada pertemuan ini Sekretaris Utama Badan POM, Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan Badan POM, Kepala Biro Umum Badan POM, Kepala Balai Besar POM di Jakarta, Kepala Balai POM di Bogor, serta Kepala Balai POM di Tangerang beserta tim, diterima oleh Sekretaris Utama BRIN beserta jajaran di Kantor BRIN..
Sekretaris Utama Badan POM, Irjen Pol. Dr. Jayadi, S.I.K., M.H., didampingi Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan Badan POM, Elin Herlina, Apt, M.P., menyampaikan apresiasi atas kolaborasi Badan POM dengan BRIN yang telah berlangsung cukup banyak dalam berbagai bidang dan masih terbuka peluang untuk mengembangkan sinergi yang lebih luas, termasuk diantaranya melalui program GROW BPOM (Green Research and Opportunities with BPOM) yang mendorong hilirisasi inovasi dan penelitian di bidang Sediaan Farmasi dan Pangan Olahan untuk mendukung Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), adanya kerja sama dalam Pengujian Radionuklida Cesium-137 (Cs-137), serta riset lainnya. Dalam pelaksanaannya, BRIN diharapkan dapat memberikan dukungan sesuai dengan kompetensi dan kapasitas yang dimiliki.
Selain aspek penelitian dan pengujian, audiensi ini juga membahas kebutuhan pengembangan sarana dan prasarana Badan POM, antara lain sarana laboratorium dan khususnya terkait lahan dari BRIN yang telah dialih statuskan untuk Balai POM di Bogor yang saat ini masih proses sertipikasi serta penjajakan alternatif lahan yang strategis dan memenuhi kriteria untuk pembangunan gedung/kantor Balai POM di Bogor dan Balai POM di Tangerang.
Menindaklanjuti pembahasan tersebut Sekretaris Utama BRIN, Nur Tri Aries Suestiningtyas, menyampaikan pentingnya percepatan hilirisasi dan pembangunan ekosistem inovasi dan riset yang dapat mendukung pemanfaatannya, serta peluang untuk melakukan pertukaran dan pemanfaatan sumber daya sesuai kebutuhan dan kewenangan masing-masing lembaga. Mengenai sarana dan prasarana akan dilakukan koordinasi dan pembahasan lebih lanjut, sesuai ketersediaan dan kebutuhan dengan tetap berpedoman kepada ketentuan yang berlaku.
Melalui audiensi ini, Badan POM dan BRIN berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dan komunikasi dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi kedua lembaga. Berbagai hasil pembahasan selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui koordinasi teknis dan pembahasan internal masing-masing pihak.
Sinergi antara Badan POM dan BRIN diharapkan dapat mendukung penguatan ekosistem penelitian dan inovasi, peningkatan pemanfaatan sarana laboratorium, serta pengembangan sarana dan prasarana yang diperlukan untuk mendukung pelayanan publik dan pelaksanaan tugas Badan POM. (LN - NHA)