Bogor (11/06). Uapaya meningkatkan literasi masyarakat mengenai keamanan Obat dan Makanan terus dilakukan oleh Balai POM di Bogor melalui kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) bersama Tokoh Masyarakat yang diselenggarakan pada Jumat, 11 Juni 2026. Kegiatan dilaksanakan di dua lokasi di Kabupaten Bogor, yaitu SD El-Wafa Al-Azhari Bogor Indonesia Ciseeng dan Muhammadiyah Boarding School (MBS) Ki Bagus Hadikusumo Kemang.
Kegiatan ini dihadiri 200 peserta dari masyarakat umum di masing-masing titik kegiatan. Kehadiran anggota Komisi IX DPR RI, Achmad Ru’yat, menjadi wujud sinergi anata BPOM dan pemangku kepentingan dalam memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya memilih dan menggunakan Obat dan Makanan yang aman.
Kepala Balai POM di Bogor, Jeffeta Pradeko Putra, dalam laporannya menyampaikan bahwa edukasi kepada masyarakat merupakan salah satu strategi dalam mewujudkan perlindungan konsumen. Masyarakat yang memiliki pengetahuan yang baik akan lebih mampu mengenali dan menghindari produk yang berisiko bagi kesehatan.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Achmad Ru’yat. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pengawasan Obat dan Makanan membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, tidak hanya pemerintah. Peran aktif masyarakat dinilai sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan aman dari peredaran produk yang tidak memenuhi ketentuan.
Materi edukasi yang disampaikan pada kegiatan ini meliputi profil Balai Besar POM di Bogor, edukasi Sadar Obat Aman, pencegahan penyalahgunaan Obat-Obat Tertentu (OOT), penerapan Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa), Cek Bebas, (Cek Bentuk, Bau, Warna dan Rasa) serta pemanfaatan aplikasi keamanan pangan. Narasumber dalam kegiatan ini terdiri atas Eva Nikastri dan Kustantri Wahyuni, serta didukung oleh pemaparan dari Achmad Ru'yat.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Peserta aktif menyampaikan pertanyaan dan berbagai pengalaman terkait penggunaan Obat maupun pemilihan produk pangan dalam kehidupan sehari-hari. Antusiasme tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk memperoleh informasi yang benar mengenai keamanan Obat dan Makanan.
Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya menjadi konsumen yang cerdas dan berperan aktif dalam mendukung pengawasan obat dan makanan demi mewujudkan masyarakat yang sehat dan terlindungi.(SPAM)