Balai POM di Bogor Raih Penghargaan Inovator Terbaik II Nasional pada LIFT EXPO ASN Tahun 2025

12-01-2026 Balai POM di Bogor Dilihat 121 kali

Bogor (29/112025) - Balai POM di Bogor kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih penghargaan sebagai Inovator Terbaik II Nasional dalam ajang LIFT EXPO ASN 2025 yang diselenggarakan oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN) pada tanggal 26 November 2025 di Surabaya. Inovasi yang diusung Balai POM di Bogor yaitu GROW BPOM (Green Research and Opportunities with BPOM). Inovasi ini memberikan dampak nyata bagi masyarakat, di antaranya:

1.     Digitalisasi Administrasi Pemerintahan Pertama Terkait Hilirisasi Riset Obat dan Makanan yang dapat dipilih UMKM gratis.

2.     Peningkatan Investasi

-      Total Pendapatan Negara/Keuntungan Negara/Efisiensi  = ± Rp. 185.220.000.000,-

(185 Miliar)

-      Penyerapan Tenaga Kerja  = 480 Orang

3.     Pengentasan Kemiskinan: Dengan menyerap 480 tenaga kerja di sekitar Bogor dan Depok berpotensi menghidupi 480 Kepala Keluarga dan setara dengan  1.920 orang yang tentu jika konsisten dilakukan dapat mengurangi kemiskinan secara bertahap.

4.     Peningkatan Tingkat Kandungan Dalam Negeri dan Pengendalian Inflasi --> GROW BPOM EXLUSIVE untuk Industri Dalam Negeri.

5.     Solusi pengganti formalin pada tahu (40-50% Pabrik Tahu Berformalin yg diintervensi GROW di Bogor Depok tidak lagi menggunakan Formalin/bahan berbahaya).

6.     BRIN  mendukung program GROW BPOM dengan mengalih status tanah sebesar 5.897 m2 kepada BPOM Bogor.

7.     Sekitar > 200 Penerima Manfaat Grow BPOM di mana di antaranya dapat menghiliisasi beberapa penelitian misal penelitian IPB Kolagen dan Gelatin, dll.

Kepala Badan POM, Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.d., di kantornya menyampaikan apresiasi yang tinggi dan dukungan kepada Kepala Balai POM di Bogor, Jeffeta Pradeko Putra, S.Farm, M.Si, atas inovasi yang dikembangkan dalam GROW dan pencapaian penghargaan tersebut. Prof. Taruna menegaskan bahwa prestasi Balai POM di Bogor harus menjadi inspirasi bagi seluruh unit pelaksana teknis (UPT) Badan POM di Indonesia. “Prestasi Balai POM di Bogor jangan berhenti di Bogor. Ini harus menular dan menjadi pemicu semangat kepada seluruh UPT di seluruh Indonesia untuk terus berinovasi,” ujarnya. Beliau juga mengingatkan agar seluruh insan Badan POM tidak berpuas diri dengan penghargaan semata. “Jangan puas hanya karena menang. Tugas kita bukan mencari penghargaan, tetapi mendekatkan layanan dan memastikan masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya. Mari terus mengawal mutu, menjaga keamanan Obat dan Makanan, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik,” tegas Prof. Taruna.

Kepala Balai POM di Bogor, Jeffeta Pradeko Putra, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh tim serta bentuk nyata komitmen Balai POM di Bogor dalam meningkatkan mutu dan pelayanan publik. Melalui inovasi GROW, Balai POM di Bogor berupaya mewujudkan riset yang berdampak langsung, memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, serta mendukung hilirisasi riset, dan pemberdayaan UMKM.

Balai POM di Bogor terus berkomitmen untuk mengawal mutu, melindungi negeri, serta menghadirkan pelayanan publik yang inovatif dan bermanfaat bagi masyarakat. (ST)

Sarana