Bogor-Rabu. (05/08/26) Dalam rangka membangun kesadaran sejak dini mengenai pentingnya keamanan obat dan makanan, Balai Pengawas Obat dan Makanan di Bogor menerima kunjungan edukatif dari Sekolah Komunitas Kebon Maen, Kota Depok pada Rabu, 5 Agustus 2026 di Kantor Balai POM di Bogor. Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan Hari Anak Nasional dan Hari Kemerdekaan Indonesia, dengan mengusung tema “Be Smart, Be Healthy, Be the Next Generation!” sebagai bagian dari pelaksanaan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada Generasi Emas Indonesia.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Balai POM di Bogor, Henry Handoyo, S.Si., M.Si., yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya menanamkan budaya memilih obat dan makanan yang aman sejak usia sekolah. Menurut beliau, anak-anak merupakan agen perubahan yang dapat menjadi pelopor dalam menerapkan perilaku hidup sehat di lingkungan keluarga maupun sekolah.
Sebanyak 60 siswa kelas V dan VI beserta guru pendamping mengikuti kegiatan dengan penuh antusias. Untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif, para peserta dibagi menjadi enam kelompok dan mengikuti rangkaian kegiatan melalui sistem pos edukasi yang dikunjungi secara bergiliran.
Pada pos pertama, “Balai POM di Bogor Berbagi Cerita”, peserta memperoleh edukasi mengenai keamanan obat dan makanan, khususnya pangan jajanan anak sekolah, melalui metode bercerita yang dikemas dengan bahasa ringan, menarik, dan mudah dipahami. Materi yang disampaikan meliputi pentingnya menjaga kesehatan, memilih obat dan makanan yang aman, mengenal prinsip Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, Kedaluwarsa), Cek Bebas (Bentuk, Bau, Warna dan Rasa) untuk pangan siap saji, serta praktik penggunaan aplikasi BPOM Mobile sebagai sarana untuk memeriksa legalitas produk.
Kegiatan dilanjutkan pada pos kedua hingga keempat, “Eksperimen Bersama Balai POM di Bogor”, dimana peserta diajak mengenal lebih dekat proses pengawasan obat dan makanan melalui Mobil Laboratorium Keliling (Mobling) Balai POM di Bogor. Anak-anak menyaksikan secara langsung demonstrasi pengujian pangan menggunakan rapid test kit untuk mendeteksi bahan berbahaya serta diperkenalkan dengan fungsi laboratorium pengujian obat dan makanan dalam menjaga keamanan produk yang beredar di masyarakat.
Suasana belajar semakin meriah pada pos kelima, “Bermain Bersama Balai POM di Bogor”, yang menghadirkan berbagai permainan interaktif dan edukatif. Salah satu permainan yang paling menarik perhatian peserta adalah ular tangga edukatif, yang berisi pesan-pesan mengenai keamanan obat dan makanan. Melalui permainan tersebut, peserta diajak belajar sambil bermain sehingga materi yang disampaikan menjadi lebih mudah dipahami dan diingat.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen Balai POM di Bogor dalam memperluas edukasi kepada generasi muda melalui pendekatan yang kreatif, menyenangkan, dan partisipatif. Dengan membekali anak-anak pengetahuan mengenai keamanan obat dan makanan sejak dini, diharapkan akan tumbuh generasi yang lebih cerdas, sehat, serta mampu menjadi konsumen yang bijak dalam memilih produk yang aman untuk dikonsumsi. -SPAM