Bogor-(25/06/26) Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik yang profesional, inovatif, dan inklusif, Balai POM di Bogor menyelenggarakan In House Training Pelayanan Publik pada tanggal 24–25 Juni 2026 secara luring di Kantor Balai POM di Bogor dan daring melalui zoom meeting. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pegawai Balai POM di Bogor sebagai bagian dari penguatan kapasitas sumber daya manusia dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Balai POM di Bogor, Jeffeta Pradeko Putra, S.Farm., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa pelatihan ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana peningkatan pengetahuan, tetapi juga mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan pelayanan publik.
"Saya harap kegiatan ini tidak hanya sebagai peningkatan pengetahuan, tetapi juga menjadi bentuk penguatan kualitas SDM yang inovatif dan peningkatan kualitas layanan publik. Layanan yang profesional dan inklusif kepada seluruh masyarakat," ujar Kepala Balai POM di Bogor.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta memperoleh berbagai materi yang relevan dengan peningkatan mutu pelayanan publik. Materi pertama mengenai Pelayanan Publik di Mal Pelayanan Publik (MPP) disampaikan oleh Bapak Achmad Junaedi Latief, S.T., M.Si. selaku Ketua Tim Layanan Konsultasi dan Pengaduan II DPMPTSP Kabupaten Bogor. Pada sesi ini, peserta mendapatkan pemahaman mengenai konsep pelayanan terpadu, standar pelayanan, serta praktik terbaik dalam penyelenggaraan pelayanan publik di MPP.
Materi berikutnya bertajuk "Serba-serbi Konten Media Sosial" disampaikan oleh Defika Taqilala, S.Farm., Apt. dari Tim Informasi dan Komunikasi Balai POM di Bogor. Peserta dibekali pengetahuan mengenai strategi penyusunan konten media sosial yang edukatif, informatif, dan menarik sebagai sarana komunikasi publik yang efektif.
Sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan pelayanan yang inklusif, peserta juga mendapatkan pelatihan Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) yang disampaikan oleh Taufik Sanubari, S.T. Materi ini bertujuan meningkatkan kemampuan pegawai dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat penyandang disabilitas, khususnya penyandang tuli, sehingga layanan publik dapat diakses secara lebih setara.
Pada hari kedua, Bapak Achmad Junaedi Latief, S.T., M.Si., kembali menyampaikan materi mengenai Sosialisasi Penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB), ketentuan KBLI baru dan upaya-upaya pemberian informasi dan pendampingan untuk UMKM. Materi ini memberikan pemahaman mengenai proses penerbitan NIB melalui sistem perizinan berusaha berbasis risiko, sekaligus memperkuat sinergi antara Balai POM di Bogor dengan DPMPTSP dalam memberikan pendampingan kepada pelaku usaha.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Pegawai aktif menyampaikan pertanyaan dan berbagai pengalaman dalam melaksanakan pelayanan publik. Antusiasme tersebut menunjukkan tingginya keinginan pegawai Balai POM di Bogor dalam meningkatkan kompetensi diri dan menciptakan pelayanan publik yang prima.
Melalui penyelenggaraan In House Training ini, Balai POM di Bogor berharap seluruh pegawai semakin kompeten dalam memberikan pelayanan publik yang cepat, profesional, ramah, dan inklusif. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat kualitas komunikasi publik, meningkatkan aksesibilitas layanan bagi seluruh lapisan masyarakat, serta mendukung terwujudnya pelayanan publik yang prima sesuai dengan harapan masyarakat. (SPAM)