Bimbingan Teknis dan Micro Teaching: Meningkatkan Peran SAKA POM di Kota Bogor Melalui KRIDA SAKA

01-10-2025 Balai POM di Bogor Dilihat 178 kali

Bogor-Kamis (31/07/2025). Balai Pengawas Obat dan Makanan (Balai POM) di Bogor menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis dan Micro Teaching bagi anggota Satuan Karya Pengawas Obat dan Makanan (SAKA POM) Kota Bogor sebagai upaya peningkatan kapasitas dan kompetensi dalam edukasi keamanan pangan dan obat kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Kecakapan khusus SAKA POM merupakan kecakapan, kepandaian, ketrampilan dan kemahiran di bidang pengawasan Obat dan Makanan yang terbagi pada 3 (tiga) krida, yaitu Krida Pengujian Sederhana Obat dan Makanan, Krida Pemantauan Obat dan Makanan serta Krida Informasi Obat dan Makanan.

Kegiatan ini diikuti oleh 20 anggota pramuka penegak yang tergabung dalam SAKA POM dari Kwartir Cabang Kota Bogor. Dalam sambutannya, perwakilan Balai POM di Bogor menyampaikan bahwa SAKA POM memiliki peran strategis sebagai mitra edukatif BPOM dalam memperluas literasi publik terkait obat dan makanan yang aman, berkhasiat, dan bermutu.

"Melalui bimbingan teknis dan microteaching ini, kami berharap anggota SAKA POM dapat menjadi ujung tombak dalam menyampaikan informasi yang benar dan terpercaya, dapat mengimplementasi 3 (tiga) krida SAKA POM, serta menjadi agen perubahan di lingkungannya masing-masing khususnya dalam lingkup pelajar".

Bimbingan teknis mencakup materi krida, terkait Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa), Cek BEBAS (Bentuk, Bau, Warna dan Rasa), pemahaman tentang peredaran produk ilegal/berbahaya, pengujian sederhana serta cara membaca informasi pada label, penggunaan obat yang aman, pencegahan resistensi antimikroba dan ayo buang sampah obat yang benar. Sesi microteaching dilakukan secara interaktif, di mana peserta mempraktikkan langsung 3 (tiga) krida tersebut, melalui simulasi penyuluhan kepada masyarakat, penggunaan aplikasi BPOM Mobile dan Pramuka SAPA dan Cek BPOM, serta praktik pengujian kandungan formalin dalam sampel pangan secara kualitatif menggunakan test kit.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BPOM dalam membina dan memberdayakan relawan muda untuk berkontribusi dalam pengawasan partisipatif serta mendukung Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat dan Makanan (GEMA CERMAT). Para peserta anggota SAKA POM sangat antusias selama pelaksanaan kegiatan dan dapat lebih memahami tugas dan fungsi pengawasan Obat dan Makanan yang dapat mereka terapkan selanjutnya. Selanjutnya peserta dapat secara mandiri menyampaikan pesan kesehatan ini secara kreatif, tepat sasaran, dan bermanfaat bagi masyarakat.-TS

Sarana