Depok, Jumat (21/03) – Dalam rangka memastikan keamanan pangan selama bulan Ramadhan, Balai POM di Bogor bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, yang melibatkan Dinas Kesehatan, Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda), Puskesmas, serta mitra seperti Satuan Karya Pengawasan Obat dan Makanan (Saka POM), RW, dan Karang Taruna, melakukan pengawasan takjil di pusat makanan takjil di Komplek Timah Kelapa Dua, Kota Depok.
Kegiatan ini mencakup Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada para pedagang takjil serta masyarakat mengenai keamanan pangan. Pedagang diberikan pemahaman tentang Cek KLIK (Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa) sebelum berbelanja serta cara mengenali bahan berbahaya pada pangan dan BPOM Mobile.
Sebagai bagian dari pengawasan, dilakukan sampling dan pengujian cepat menggunakan test kit untuk mendeteksi empat bahan berbahaya, yaitu Rhodamin B, Methanil Yellow, Formalin, dan Boraks. Pengujian ini dilakukan pada berbagai jenis makanan berisiko tinggi, seperti makanan berwarna mencolok (mutiara), tahu, mie kuning, kikil, serta berbagai makanan takjil lainnya.
Melalui kegiatan ini, Balai POM di Bogor bersama Pemkot Depok dan mitra berupaya memastikan bahwa takjil yang dijual aman untuk dikonsumsi. Petugas juga mengimbau masyarakat agar menjadi konsumen cerdas dengan selalu melakukan Cek KLIK sebelum membeli produk pangan. Dengan sinergi berbagai pihak, diharapkan keamanan pangan selama Ramadhan dapat lebih terjamin, memberikan perlindungan bagi masyarakat dari bahaya bahan berbahaya dalam makanan.