Depok (11/02/2026) - Dalam rangka meningkatkan pengawasan pangan yang beredar sekaligus Intervensi Keamanan Pangan di kota Depok, maka telah dilaksanakan Sidak Pasar Tim Pengendalian Inflasi Kota Depok Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H Tahun 2026 oleh Satgas Ketahanan Pangan Kota Depok berkolaborasi dengan Balai POM di Bogor. Kegiatan ini berlangsung di Pasar Agung Depok 2 Timur.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Sekretariat Daerah (Setda) Kota Depok, Mohammad Fitriawan, memimpin langsung kegiatan ini dengan didampingi Kepala Balai POM di Bogor, Dinas Kesehatan Kota Depok, dan organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya. Pada kegiatan ini dilakukan sidak harga pasar sehingga dilakukan langkah-langkah stabilisasi harga oleh pemerintah serta pengujian bahan berbahaya pada pangan. Pengujian bahan berbahaya pada pangan, yaitu formalin, boraks, methanil yellow dan rhodamin red dilakukan dengan metode rapid test oleh petugas Balai POM Bogor. Adapun sampel pangan yang diuji di antaranya cumi, tahu, bakso, bolu, kue, mie basah, kerupuk, serta bumbu dan kondimen.
Balai POM di Bogor senantiasa menghimbau pedagang pasar untuk menyediakan pangan yang aman dan berkomitmen menjaga Obat dan Makanan aman dari bahan berbahaya, serta mengingatkan masyarakat untuk menjadi konsumen yang cerdas dan selalu Cek KLIK (Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa) dan Cek Bebas (Cek Bentuk, Bau, Warna dan Rasa).
Kepala Balai POM di Bogor berkoordinasi dengan pemerintah daerah, dinas kesehatan, dan aparat penegak hukum dalam rangka pengawasan terpadu. Apabila ditemukan pelanggaran, akan dilakukan pembinaan hingga penindakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Dengan pengawasan yang diperketat dan sinergi lintas sektor, Balai POM di Bogor berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dan merayakan Idul Fitri dengan aman serta terlindungi dari risiko pangan dan produk obat yang tidak memenuhi standar. (ST2)