Bogor—Balai Besar POM di Bogor kembali melaksanakan kegiatan Sertifikasi Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) Aman Tahun 2025 yang digelar secara luring pada bulan September dan November 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan BPOM untuk mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan bebas dari pangan berisiko bagi peserta didik.
Pelaksanaan sertifikasi dilakukan dalam dua batch, yaitu:
Batch 1
● SD Negeri RRI Cisalak - 23 September 2025
● SMP Negeri 11 Sukatani - 23 September 2025
Batch 2
● SDIT Miftahul Ulum – 14 November 2025
● SMA Yapan Indonesia – 13 November 2025
Sebelum proses sertifikasi, seluruh sekolah telah melakukan self-assessment pemenuhan kriteria Sekolah dengan PJAS Aman. Selanjutnya, tim pemeriksa dari Balai Besar POM di Bogor melakukan penilaian terhadap data dukung dan pelaksanaan PJAS Aman di setiap sekolah.
Adapun aspek yang dinilai antara lain:
- Kebijakan dan manajemen sekolah
- Peran kader keamanan pangan sekolah
- Hasil pre dan post test Bimtek kader keamanan pangan
- Pengetahuan, sikap, dan perilaku kader
- Hasil pre dan post test siswa pada kegiatan sosialisasi keamanan pangan
- Pengetahuan, sikap, dan perilaku siswa
- Keberlangsungan program keamanan PJAS
Hasil penilaian menunjukkan bahwa tiga dari empat sekolah berhasil memperoleh skor di atas 70, sehingga dinyatakan memenuhi persyaratan dan berhak menerima Sertifikat Sekolah dengan PJAS Aman Tahun 2025. Capaian ini mencerminkan meningkatnya komitmen sekolah dalam menyediakan pangan jajanan yang aman serta memperkuat peran kader keamanan pangan di lingkungan sekolah.
Balai POM di Bogor berharap keberhasilan ini dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lainnya dalam mewujudkan ekosistem pangan aman bagi seluruh siswa. Implementasi PJAS Aman diharapkan terus berlanjut dan diperkuat sebagai bagian dari upaya pencegahan risiko keamanan pangan di lingkungan pendidikan. (ST)