Depok (13/08) – Balai POM di Bogor kembali menggiatkan Program Pangan Jajanan Anak Usia Sekolah (PJAS) Aman yang pada tahun 2025 difokuskan di Kota Depok. Salah satu sekolah yang menjadi sasaran intervensi adalah SDIT Miftahul Ulum. Program ini selaras dengan upaya penanggulangan stunting melalui penyediaan pangan jajanan yang aman dan bergizi bagi anak-anak sekolah.
Kegiatan sosialisasi dilaksanakan secara luring di SDIT Miftahul Ulum Kota Depok dan dihadiri oleh Perwakilan Yayasan, Kepala Sekolah Dedi Susanto, para komite orang tua murid, guru, siswa-siswi, serta pedagang kantin sekolah. Dalam sambutannya, Kepala Sekolah Dedi Susanto menyampaikan, “Kami sangat berterima kasih kepada BPOM Bogor yang telah memberikan edukasi penting ini. Kami berharap seluruh warga sekolah dapat bersama-sama menjaga keamanan pangan demi kesehatan dan masa depan anak-anak kita.”
Para peserta tampak aktif dan antusias mengikuti kegiatan, mulai dari sesi pemaparan materi hingga tanya jawab. Tim BPOM Bogor menyampaikan materi seputar Bahan Berbahaya pada Pangan, Tips Mengenal dan Memilih Pangan Aman dengan 5 Kunci Keamanan Pangan, Cek 4 Bebas, serta pemanfaatan ING, Cek KLIK, dan BPOM Mobile untuk memastikan produk yang dikonsumsi aman.
Selain sosialisasi, dilakukan pula pengawasan terhadap makanan dan minuman yang dijual di kantin sekolah, khususnya terkait penggunaan staples pada kemasan pangan, jenis kemasan yang digunakan, serta kelayakan penyajian jajanan. Langkah ini diharapkan dapat mencegah potensi risiko bahaya fisik maupun kimia pada pangan yang dikonsumsi siswa.
Pihak Yayasan dan Kepala Sekolah menyampaikan apresiasi serta dukungan penuh terhadap pelaksanaan program ini. Mereka berharap seluruh komunitas sekolah, mulai dari guru, siswa, hingga pedagang kantin, dapat berperan aktif dalam menerapkan prinsip-prinsip keamanan pangan. Dengan penerapan yang konsisten, diharapkan lingkungan sekolah menjadi lebih sehat dan risiko stunting dapat ditekan sejak dini.
Program PJAS Aman menjadi salah satu langkah nyata BPOM Bogor dalam menciptakan generasi sehat dan cerdas melalui pangan yang aman, bermutu, dan bergizi. (KAS)