Bogor-Rabu (30/07/2025). Pengawalan program pasar pangan aman berbasis komunitas (PPABK) telah dilaksanakan di pasar Gunung Batu, Kota Bogor yang diintervensi tahun 2024, dengan mengundang 15 orang peserta terdiri dari pengelola dan petugas pasar serta paguyuban pedagang pasar. Pengawalan pasar ini dilakukan dalam rangka pengawasan keamanan pangan di pasar secara mandiri, agar peredaran bahan berbahaya di pasar dapat dikendalikan serta kegiatan PPABK terus berjalan. Pada kesempatan ini petugas pengelola pasar dilatih kembali melalui pemberian materi terkait bahan berbahaya yang sering ditambahkan pangan seperti formalin, boraks, methanil yellow dan rhodamin, serta melakukan uji dengan rapid test.
Narasumber Krisna Ayu, memaparkan materi pengenalan program Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas, materi KIE yaitu keamanan pangan, ciri-ciri pangan mengandung bahan berbahaya, Cek KLIK, Call Center Halo BPOM/ULPK, dan 5 Kunci Keamanan Pangan di Sarana Peredaran. Pelatihan saat pengawalan pasar ini untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, pemberdayaan, dan kemandirian komunitas pasar tentang keamanan pangan dan ikut serta dalam mengawasi pangan yang beredar di pasar. Selain itu juga untuk meningkatkan partisipasi komunitas pasar dalam menerapkan Cara Peredaran Pangan Olahan yang Baik di pasar rakyat.
BPOM Bogor dan PD. Pasar Pakuan Jaya mengajak pedagang untuk bersama-sama menjaga pasar aman dari bahan berbahaya seperti formalin, boraks, methanil yellow dan rhodamin di Pasar Gunung Batu. Pangan olahan yang teridentifikasi mengandung bahan-bahan tersebut, setelah ditemukan oleh pengawasan BPOM di Bogor, tidak boleh lagi dijual oleh petugas pasar. Langkah ini merupakan bagian dari program pasar pangan aman berbasis komunitas yang didukung oleh Badan POM. Upaya ini tidak hanya mengutamakan keamanan konsumen saat berbelanja, tetapi juga melindungi kesehatan masyarakat secara keseluruhan, termasuk generasi mendatang.
Melalui pengawalan ini diharapkan terwujud pengawasan dan pembinaan yang berkelanjutan, serta dapat direplikasi oleh pasar lainnya di Kota Bogor. Sehingga kita dapat berkontribusi positif terhadap kesejahteraan keluarga dan kecerdasan anak-anak di masa depan