Depok (10/03/2026) - Dalam rangka meningkatkan pemahaman pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terhadap pentingnya pengujian keamanan dan mutu produk, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bersama seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) di Indonesia menyelenggarakan kegiatan Workshop dan Launching Buku “UMKM Paham Uji: Wujudkan Produk Aman dan Berkualitas untuk Negeri” pada Selasa (10/03/2026). Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian program Laboratorium BPOM untuk Bangsa.
Kegiatan tersebut berhasil mencatatkan Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) dengan kategori “Edukasi Peningkatan Pemahaman dan Kesadaran terhadap Pengujian Keamanan dan Mutu Produk UMKM dengan Peserta UMKM Terbanyak.” Rekor ini menjadi bukti komitmen BPOM dalam memperluas edukasi kepada pelaku UMKM di seluruh Indonesia mengenai pentingnya pengujian produk sebagai bagian dari upaya menjamin keamanan dan mutu produk yang beredar di masyarakat.
Sebagai bagian dari pelaksanaan kegiatan secara nasional, Balai POM di Bogor turut berpartisipasi dengan menyelenggarakan kegiatan secara luring yang berkolaborasi dengan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Depok. Melalui kolaborasi ini, kegiatan berhasil menghadirkan 28 pelaku UMKM secara luring, serta 12 pelaku UMKM yang mengikuti kegiatan secara langsung di BPOM RI Jakarta.
Kegiatan ini diawali dengan sambutan dan laporan kegiatan oleh Ketua Tim Informasi dan Komunikasi , Balai POM di Bogor Eva Nikastri, STP, M.Si dan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Depok, Drs. Mohamad Thamrin, S.Sos., MM, yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya peningkatan kapasitas UMKM agar mampu menghasilkan produk yang aman, bermutu, serta memiliki daya saing di pasar yang semakin kompetitif. Beliau juga menyambut baik kegiatan ini dan apresiasi kontribusi UMKM Kota Depok dalam perolehan Rekor MURI oleh BPOM.
Selain mengikuti rangkaian workshop dan peluncuran buku secara nasional, para peserta UMKM juga mendapatkan sosialisasi terkait keamanan pangan serta program pendampingan UMKM oleh BPOM. Materi tersebut disampaikan oleh Ketua Tim Sertifikasi Balai POM di Bogor, Shanty Sarah, S.Si., Apt., M.A.B. Dalam paparannya, disampaikan berbagai aspek penting terkait keamanan pangan, termasuk pentingnya penerapan praktik produksi pangan yang baik serta pemanfaatan program pendampingan yang disediakan oleh BPOM bagi UMKM.
Melalui kegiatan ini diharapkan para pelaku UMKM semakin memahami pentingnya pengujian produk dalam menjamin keamanan dan mutu, sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk pangan olahan yang dihasilkan oleh UMKM Indonesia.-SS