Depok (20/11) – Balai POM di Bogor menggelar sosialisasi pencegahan penyalahgunaan obat di lingkungan sekolah. Sasaran kali ini yaitu Pondok Pesantren Putri Al Awwabin dan MTS Salafiyah, Sawangan Kota Depok. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Training of Trainer (TOT) Cegah Penyalahgunaan Obat Makanan Terlarang (TOT CEPOT) yang dilaksanakan oleh Balai POM di Bogor bersama Dinas Kesehatan dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Depok lainnya.
Sejumlah 200 siswa/i antusias mengikuti kegiatan yang juga dihadiri oleh Agent of Change (AOC) Kota Depok. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan Badan POM, cara cerdas memilih obat yang aman dengan Cek KLIK, kesadaran akan pentingnya menggunakan obat dengan aman serta saluran pengaduan dan informasi yang dapat diakses siswa dan guru.
Lebih lanjut, siswa/i dibekali pengetahuan mengenai perbedaan logo obat serta cara mendapatkannya. Balai POM di Bogor menekankan pentingnya konsumsi obat sesuai kebutuhan dan dosis yang tepat guna. Selain itu memberikan himbauan kepada komunitas sekolah agar membeli obat hanya di tempat legal, yaitu Toko Obat, Apotek dan Rumah Sakit. Adapun apabila membeli secara daring dapat memastikan dahulu Penyelenggara Sistem Elektronik Farmasi (PSEF) sudah terdaftar.
Kegiatan sosialisasi ini sejalan dengan program Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (Gema Cermat) yang diinisiasi oleh Pemerintah Kota Depok dan didukung Balai POM di Bogor. Melalui kolaborasi ini, diharapkan siswa dapat mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari di sekolah, di rumah, dan di lingkungan sekitar. Dengan demikian, mereka dapat menjadi generasi yang sehat, sadar akan bahaya penyalahgunaan obat-obatan, dan mampu memberikan contoh positif bagi masyarakat.