Depok - Rabu (17/04) - SEDAP (Silahturahmi, Diskusi, dan Edukasi dengan Aparatur Pemerintah) Balai POM di Bogor melakukan kunjungan kedinasan ke Pemerintah Kota Depok, yang diterima langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok Drs. Supian Suri, M.M di ruangan rapat Sekda Depok yang didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok dr. Mary Liziawati, dr. Juki Hendrajadi, MPH Kepala Bidang SDK Dinas Kesehatan Depok, dan dr. Siti Amalia Husna.
Kegiatan ini diawali dengan silahturahmi dan bermaaf-maafan dalam rangka Halal Bihalal 1445 H yang dilanjutkan dengan diskusi terkait perluasan kerja sama yang akan dibangun dengan melakukan tindak lanjut kasus-kasus yang ada di Depok, pengembangan UMKM, Fraksionasi Plasma serta pembahasan hibah tanah. BPOM di Bogor dan Pemerintah Kota Depok bersepakat untuk menutup demand penggunaan obat ilegal dengan melakukan penyuluhan secara masif dan sistematis terhadap seluruh SLTP pada 2024 sebagai tahap awal program ini yang akan diawali TOT (Training of Trainer) lintas sektor.
Dalam arahannya Sekretaris Daerah Kota Depok Supian Suri mengatakan, “Kegiatan ini tidak boleh bersifat reaktif namun harus dilakukan di tahun-tahun ke depan secara sistematis”. Selain itu Pemerintah Kota Depok dan BPOM di Bogor menjajaki peluang kerja sama untuk mengembangkan Fraksionasi Plasma pada Palang Merah Indonesia Kota Depok sebagai bentuk dukungan terhadap penderita Thalasemia dan pengembangan ekonomi nasional.
Pada akhir kunjungan, BPOM di Bogor menyampaikan apresiasi terhadap Pemerintah Kota Depok karena telah bersinergi dalam pengawasan oabt dan makanan dengan baik. Harapannya BPOM di Bogor bersama Pemerintah Kota Depok dapat melayani dan melindungi masyarakat lebih baik lagi terkait pengawasan obat dan makanan serta pengembangan UMKM lokal.