Intensifikasi Pengawasan Pangan di Pasar Depok Jaya Bersama Komisi IX DPR

22-03-2024 Balai POM di Bogor Dilihat 1419 kali

Depok - Kamis (21/03), Tim Komisi IX DPR sebanyak 23 orang yang dipimpin oleh Dr. Hj. Kurniasih Mufidayati, M.Si (Wakil Ketua Komisi IX DPR) melakukan kunjungan kerja (Kunker) spesifik ke Pasar Depok Jaya dalam rangka pengawasan makanan dan minuman (intenfifikasi pengawasan pangan) di bulan Ramadhan. Kunjungan ini diterima oleh Wakil Walikota Depok, Ir. H. Imam Budi Hartono, M.Si. beserta perwakilan dari Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) Kota Depok.

OPD yang hadir antara lain dari Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, BPJS dan Pengelola Pasar Depok Jaya.  Adapun Badan POM diwakili oleh Plt. Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan, Ema Setyawati, S.Si, Apt, ME., didampingi oleh Kepala BBPOM di Jakarta, Balai POM di Bogor dan Direktorat Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha Pangan Olahan.  Pada kesempatan ini Balai POM di Bogor juga didukung oleh BBPOM di Jakarta untuk mobil laboratorium keliling (mobling) dan petugas pengujian. 

Pelaksanaan intensifikasi pengawasan pangan di bulan Ramadhan khususnya di Kota Depok telah dilakukan oleh Balai POM di Bogor bersama Pemerintah Daerah Kota Depok sejak awal Ramadhan 1445 H, meliputi kunjungan bersama perwakilan OPD Kota Depok ke Pasar Cisalak dan Pasar Depok Jaya, sampling, pengujian dengan rapid test, KIE, dan pembinaan terhadap pengelola pasar, pedagang dan pembeli. Pengujian 28 sampel makanan dari Pasar Depok Jaya dilakukan terhadap kemungkinan penggunaan formalin, boraks, pewarna tekstil rhodamin B dan kuning metanil serta tindaklanjut berupa pembinaan telah dilakukan oleh Balai POM di Bogor berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Depok.

Pada kesempatan ini, Tim Kunker Komisi IX DPR meninjau hasil pengujian dan contoh-contoh pangan yang positif bahan berbahaya seperti formalin, boraks, rhodamin B dan kuning metanil di mobling serta berdiskusi dengan petugas BPOM. Selanjutnya tim meninjau pasar dan berdiskusi dengan para pedagang.  

Pada akhir kunjungan, Tim Kunker Komisi IX menyampaikan apresiasi terhadap Pemerintah Kota Depok dan Balai POM di Bogor karena telah melakukan pengawasan pangan dengan baik, serta melakukan fungsi pendampingan dan edukasi.  Harapannya agar pengawasan pangan selama bulan Ramadhan terus ditingkatkan, dilakukan investigasi asal formalin tersebut agar tidak terulang lagi, pedagang juga tidak memproduksi makanan yang dapat membahayakan kesehatan, media massa tidak memberitakan hal yang negatif, serta dapat mendukung produk UMKM dan pangan lokal.

Sarana