Kolaborasi Danone Indonesia dengan Balai POM di Bogor Melalui Gerakan Penanaman Sejuta Pohon

14-02-2026 Balai POM di Bogor Dilihat 138 kali

Bogor (10/02/2026) - Gerakan Penanaman Sejuta Pohon secara berkelanjutan di seluruh Indonesia yang diinisiasi oleh Badan POM, dapat dilakukan melalui sinergi dengan lintas sektor seperti pemerintah daerah, Kementerian/Lembaga terkait, dunia usaha, perguruan tinggi, dan/atau komunitas masyarakat. Pada tanggal 30 Januari 2026, Balai POM di Bogor telah melakukan penanaman 200 bibit pohon di Bumi Perkemahan Cimandala, Kabupaten Bogor, bersama dengan perwakilan dari Pemerintah Daerah di Kabupaten Bogor dan Pramuka Kwarcab Kabupaten Bogor.

Oleh sebab itu, Danone Indonesia, yang terdiri atas PT. Sarihusada Generasi Mahardhika, PT. Nutricia Indonesia Sejahtera, dan PT. Tirta Investama, turut mendukung dan berpartisipasi dalam Program Pelestarian Lingkungan yang dicanangkan Badan POM dalam rangka peringatan HUT BPOM ke 25 tersebut, dengan  mengundang Balai POM di Bogor untuk hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan penanaman secara simbolis 30 bibit durian premium dari 200 bibit di Aranya Coffee and Forest, Ciherang Kabupaten Bogor pada hari Selasa, 10 Februari 2026. Lokasi ini dipilih karena merupakan mitra kerja Danone Indonesia sebagai wilayah resapan air dan wisata edukasi.

Danone Indonesia secara rutin telah melakukan penanaman pohon, khususnya di wilayah resapan air, dengan total 2,6 juta bibit pohon dari tahun 2012. Hal ini juga merupakan bagian dari core business, karena untuk menjaga kualitas pasokan air produksi Air Minum Dalam Kemasan. Pada kesempatan ini,  juga disampaikan edukasi terkait lingkungan hidup, teknik penanaman pohon, dan sistem penampungan air (robbak). Setiap pohon yang ditanam akan memiliki barcode yang terkoneksi dengan aplikasi ‘LESTARI’, mencakup informasi jenis pohon, nama yang menanam, lokasi, dll. Masyarakat sekitar yang merawat pohon tersebut juga akan mendapat insentif.

Regulatory Affairs Director, PT. Tirta Investama, Prima Sehanputri, “Danone Indonesia mempunyai visi One Planet One Health, sehingga berbagai upaya telah dilakukan untuk menjaga lingkungan hidup, seperti penanaman pohon di wilayah konservatif, pembuatan sumur serapan, pemanfaatan daur ulang plastik (recycle), penampungan air hujan sebagai air domestik, dll. Kepala Balai POM di Bogor, Jeffeta Pradeko Putra, S.Farm, M.Si menyampaikan, “Kolaborasi pencegahan konsumsi Obat dan Makanan terlarang, dapat dilakukan bersama Pemerintah Daerah dan pelaku usaha, seperti Training of Trainer Cegah Penyalahgunaan Obat dan Makanan Terlarang (ToT CEPOT) untuk sekolah, Green Research and Opportunities With BPOM (GROW BPOM), kampanye Budaya Keamanan Pangan melalui Cek KLIK (Cek Kemasan, Label, Ijin Edar, dan Kedaluarsa) dan Cek Bebas (Cek Bentuk, Bau, Warna, dan Rasa), Orang Tua Angkat (OTA) untuk pendampingan UMKM, serta pemanfaatan media massa, dll”. 

Harapannya melalui kolaborasi, dapat meningkatkan pemberdayaan masyarakat dan pelaku usaha yang merupakan bagian dari pentaheliks, untuk meningkatkan keamanan Obat dan Makanan yang beredar dan daya saing pelaku usaha, khususnya UMKM Pangan Olahan. -EN-

Sarana