Kota Bogor – Kamis (13/03) Dalam rangka pengawalan keamanan pangan di bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri, sekaligus Intervensi Keamanan Pangan di Kota Bogor, maka Balai POM di Bogor telah melaksanakan kegiatan Revitalisasi Mobil Laboratorium Keliling berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Bogor, dihadiri langsung oleh Bapak Eko Prabowo, selaku Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Kota Bogor, Dinas Kesehatan Kota Bogor, dan Satuan Karya Pengawasan Obat dan Makanan (Saka POM) Kwartir Cabang Kota Bogor. Kegiatan Revitalisasi Mobil Laboratorium Keliling ini berlangsung di Kawasan R3 Kota Bogor untuk memastikan takjil yang dijual aman dan bermutu untuk dikonsumsi.
Pada kegiatan ini, Balai POM di Bogor juga melakukan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) mengenai keamanan pangan kepada pedagang maupun masyarakat umum, serta diberikan poster dan leaflet Ingat Cek KLIK sebelum berbelanja dan mengenali bahan berbahaya pada pangan. Pedagang juga diajari cara mengecek kebenaran izin edar pangan dalam kemasan dengan menggunakan BPOM Mobile dan scan barcode.
Dilakukan juga sampling untuk pengujian cepat terkait ada tidaknya bahan berbahaya pada pangan. Parameter yang diujikan adalah Formalin, Boraks, Methanil Yellow, dan Rhodamin B. Sampel yang dilakukan uji cepat sejumlah 17 (tujuh belas) sampel pangan, di antaranya mie, tahu crispy, cendol, cincau, agar merah, es buah, es campur dan rumput laut.
Balai POM di Bogor senantiasa menghimbau dan berkomitmen menjaga Obat dan Makanan aman dari bahan berbahaya serta mengingatkan masyarakat untuk menjadi konsumen yang cerdas dan selalu Cek KLIK (Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa).