Menjelang Ramadhan BPOM Bogor Siap Perketat Pangan Bebas Zat Berbahaya

22-03-2024 Balai POM di Bogor Dilihat 1480 kali

Bogor - Kalimat “Makanan harus bebas dari bahan-bahan berbahaya” menjadi sorotan pada kunjungan kerja Komisi IX DPR RI. Balai POM di Bogor mendapat kunjungan yang dilakukan di Pasar Cibinong, bertujuan untuk memperketat pengawasan bahan makanan menjelang ramadhan. 

Emanuel Melkiades Laka Lena selaku Wakil Ketua Komisi IX turut menghadiri kunjungan pasar. Seluruh lintas sektor terkait juga hadir dalam kegiatan tersebut baik Pemerintah Daerah hingga Dinas terkait.

Kegiatan diawali dengan berkeliling pasar untuk melihat situasi dan berbincang-bincang dengan para penjual. Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan diskusi membicarakan solusi terkait masalah yang masih kerap terjadi, yaitu banyak pedagang-pedagang nakal yang menggunakan bahan-bahan berbahaya. 

Tidak hanya menerima kunjungan, Balai POM di Bogor melakukan sampling dan juga Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) kepada para pedagang dan pembeli. Tujuan dari edukasi ini untuk menginformasikan kepada masyarakat, bahan-bahan apa saja yang kerap disalahgunakan oleh oknum pedagang antara lain Rhodamin B, Metanil Yellow, Boraks dan Formalin.

Sampling yang dilakukan tim penguji dari BPOM Bogor dilaksanakan dengan menggunakan mobil lab keliling dan dapat disaksikan langsung oleh masyarakat. Total dari 18 sampel yang disampling didapati 2 sampel yang diduga mengandung bahan berbahaya formalin pada mie kuning basah. 

“Kami akan segera menindaklanjuti dan memberikan pembinaan kepada pedagang terkait untuk tidak menjual produk berbahaya” ujar Jeffeta Pradeko Putra S.Farm., M.Si. selaku Kepala Balai POM di Bogor. Hal tersebut mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat dan daerah untuk memberikan pembinaan kepada pedagang yang masih “nakal”.

Sarana