Depok, 08/07/2025 - Kepala Balai POM Bogor, Jeffeta Pradeko Putra, S.Farm, M.Si melaksanakan audiensi dan koordinasi terkait isu strategis dan penguatan pengawasan Obat dan Makanan dengan Wakil Walikota Depok, Chandra Rahmansyah, S.Kom dan dinas terkait di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok yang berlangsung di Balai Kota Depok. Pembahasan pada pertemuan ini sebagai salah satu upaya menekan kasus penyalahgunaan Obat yang berhubungan dengan tindak kejahatan serta pengawasan distribusi Obat-Obatan Tertentu yang rentan disalahgunakan. Diskusi juga mencakup hasil pengawasan Obat dan Makanan, upaya memajukan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta program inovasi yang dikembangan oleh Balai POM di Bogor yang mendukung kesehatan masyarakat dan keamanan pangan.
Selain itu, dalam audiensi ini ditekankan pentingnya pengendalian penggunaan antimikroba untuk mencegah resistensi yang semakin mengancam kesehatan masyarakat. Koordinasi dilakukan dengan berbagai pihak, termasuk Dinas Kesehatan, Dinas Peternakan, dan Dinas Ketahanan Pangan di lingkungan Kota Depok, untuk memastikan regulasi pembatasan penggunaan antibiotik diterapkan dengan baik. Sedangkan untuk penguatan UMKM juga dilakukan koordinasi dengan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Depok.
Program TOT CEPOT (Training of Trainer Cegah Penyalahgunaan Pangan dan Obat Terlarang) juga dijalankan untuk mencegah penyalahgunaan Obat di kalangan pelajar melalui edukasi di sekolah-sekolah, sebagai langkah menanamkan kesadaran sejak dini tentang penggunaan Obat dan Pangan yang aman dan bijak. Balai POM di Bogor juga memaparkan inovasi program seperti PINTAR UMKM (Pendampingan Seputar UMKM) di wilayah Balai POM di Bogor yaitu untuk perizinan produk UMKM, PUNTEN MANGGA (Pengujian Rapid Test dan Penyampaian Informasi Gratis) untuk layanan rapid test pangan dan edukasi gratis, Grow BPOM (Green Research and Opportunities with BPOM) yang mendukung inovasi alternatif bahan pangan aman, serta Polite at BPOM Bogor (Pojok Literasi at BPOM di Bogor) sebagai platform literasi elektronik Obat dan Makanan.
Program Cek BEBAS terus digencarkan untuk memastikan keamanan pangan melalui pemeriksaan cepat agar masyarakat selalu memeriksa bentuk, bau, warna, dan rasa makanan sebelum dikonsumsi. Sebagai inovasi edukasi, Balai POM Bogor juga menciptakan lagu Cek Bebas yang mudah diingat oleh anak-anak dan masyarakat untuk menanamkan budaya keamanan pangan sejak dini.
Seluruh upaya ini diharapkan dapat memperkuat pengawasan, meningkatkan daya saing UMKM, serta meningkatkan budaya keamanan pangan di Kota Depok. Balai POM Bogor dan Pemkot Depok menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dalam melindungi kesehatan dan keamanan masyarakat secara berkelanjutan