Bogor - Balai POM di Bogor menyelenggarakan kegiatan “Punten Mangga” (Pengujian Rapid Test dan Penyampaian Informasi Gratis dan Perizinan Bareng Balai POM di Bogor) berlokasi di SD Negeri 04 Sentul, Rabu (24/07/2024). Kegiatan Punten Mangga bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan mengajak masyarakat, pedagang, guru-guru, dan siswa-siswi agar mengenali serta menghindari pangan mengandung bahan berbahaya
Petugas Balai POM di Bogor mengajarkan 5 (lima) Kunci Kemananan Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) dan pengujian cepat bahan berbahaya pada pangan. Siswa-siswi terlihat antusias, terutama saat petugas Balai POM di Bogor mengajak belajar sambil bermain ular tangga keamanan pangan.
Guru-guru terlihat antusias saat dilakukan pengujian Rapid Test terhadap sampel PJAS di lingkungan SDN 04 Sentul. Terdapat 18 sampel diuji, di antaranya sempol ayam, papeda, permen jelly, cone ice cream berwarna pink dan kuning, cilok, mie lidi, mie basah, bakso, bihun, cenil, jelly, dan topping brownis lumer.
Selanjutnya petugas memberikan pembinaan terhadap pedagang mengenai keamanan pangan dan bahaya penyalahgunaan bahan berbahaya pada pangan. ”Penyalahgunaan bahan berbahaya pada pangan dapat menyebabkan gangguan pada pencernaan, hati, ginjal, pankreas, kanker, bahkan kematian,” jelas Suci.
Selaras dengan itu, Kepala SDN Sentul 04 menceritakan saat ini masih banyak ditemukan pangan yang diduga mengandung bahan berbahaya. "Kegiatan Punten Mangga ini sangat bermanfaat, kita diberi pengetahuan. Informasi keamanan pangan ini akan saya teruskan kepada guru-guru dan orang tua murid yang belum berkesempatan ikut, untuk menambah pengetahuan mereka juga," ucap Siti.