SD Negeri Muara Beres Keradenan Raih Sertifikat Sekolah yang Melaksanakan Pembudayaan Keamanan Pangan Tahun 2026

12-08-2026 Balai POM di Bogor Dilihat 102 kali

Kabupaten Bogor, 27 Juli 2026 — Balai POM di Bogor melaksanakan kegiatan Sertifikasi Sekolah yang Melaksanakan Pembudayaan Keamanan Pangan Tahun 2026 secara luring di SD Negeri Muara Beres Keradenan, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini dibuka oleh Hj. R. Nita Rosita, S.Pd., selaku Kepala SD Negeri Muara Beres Keradenan dan dihadiri oleh kader keamanan pangan senior dan junior yang terdiri atas perwakilan guru, komite sekolah, orang tua murid, pengelola kantin sekolah, serta siswa-siswi SD Negeri Muara Beres Keradenan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan BPOM dalam mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan terlindungi dari pangan yang berisiko bagi peserta didik.

Sebelum pelaksanaan sertifikasi, SD Negeri Muara Beres Keradenan telah melakukan self-assessment terhadap pemenuhan kriteria Sekolah yang Melaksanakan Pembudayaan Keamanan Pangan. Selanjutnya, tim Balai POM di Bogor melakukan penilaian terhadap data dukung serta implementasi program sekolah yang telah dilakukan.

Penilaian mencakup berbagai aspek, antara lain kebijakan dan manajemen sekolah, peran kader keamanan pangan sekolah, hasil pre-test dan post-test Bimbingan Teknis (Bimtek) kader keamanan pangan, serta pengetahuan, sikap, dan perilaku kader. Selain itu, dilakukan penilaian terhadap hasil pre-test dan post-test siswa pada kegiatan sosialisasi keamanan pangan, pengetahuan, sikap, dan perilaku siswa, serta keberlangsungan program Sekolah yang Melaksanakan Pembudayaan Keamanan Pangan di sekolah.

Berdasarkan hasil penilaian, SD Negeri Muara Beres Keradenan memperoleh skor di atas 70 sehingga dinyatakan memenuhi persyaratan dan berhak menerima Sertifikat Sekolah yang Melaksanakan Pembudayaan Keamanan Pangan Tahun 2026.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Balai POM di Bogor juga melakukan monitoring terhadap pangan jajanan yang dijual di kantin sekolah. Hasil monitoring menunjukkan bahwa para pedagang telah menerapkan praktik higiene dan sanitasi dalam pengolahan dan penyajian pangan. Salah satunya ditunjukkan melalui penggunaan apron saat menangani pangan.

Penerapan higiene dan sanitasi oleh pedagang menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga keamanan pangan jajanan yang dikonsumsi peserta didik. Praktik tersebut turut mendukung terwujudnya lingkungan sekolah yang sehat dan aman.

Perolehan Sertifikat Sekolah yang Melaksanakan Pembudayaan Keamanan Pangan menjadi cerminan komitmen SD Negeri Muara Beres Keradenan dalam menyediakan pangan jajanan yang aman sekaligus memperkuat peran kader keamanan pangan di lingkungan sekolah.

Balai POM di Bogor berharap capaian tersebut dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lainnya untuk terus membangun dan memperkuat ekosistem pangan yang aman bagi seluruh peserta didik. Implementasi PJAS Aman diharapkan dapat berlangsung secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya pencegahan risiko keamanan pangan di lingkungan pendidikan. (ST2)

Sarana