Kota Bogor – Jumat (09/05) Sebagai bentuk komitmen dalam mendorong percepatan pengembangan usaha mikro dan kecil (UMK) khususnya di sektor pangan, Balai POM di Bogor bersinergi lewat Program OTA menggandeng Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Bogor menjalin kolaborasi strategis melalui kegiatan Bimbingan Teknis Penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB). Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 8–9 Mei 2025 di Aula Bapperida Kota Bogor, dan diikuti oleh 20 pelaku UMK pangan yang berasal dari wilayah di Kota Bogor, Kabupaten Bogor, dan Kota Depok.
Bimbingan teknis ini merupakan bagian dari upaya BPOM dalam menyederhanakan regulasi, memperluas pendampingan industri, serta meningkatkan akses UMK terhadap perizinan pangan yang aman dan berkualitas. Dalam kesempatan ini, Balai POM di Bogor juga menyediakan layanan percepatan sertifikasi CPPOB melalui laman https://e-sertifikasi.pom.go.id dan pendampingan langsung dalam proses registrasi pangan melalui platform online di https://ereg-rba.pom.go.id oleh fasilitator pangan dari Balai POM di Bogor.
Kepala Balai POM di Bogor, Jeffeta Pradeko Putra, S.Farm., M.Si., membuka acara ini secara resmi dan menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam bagi para pelaku usaha terkait penerapan prinsip-prinsip CPPOB. Ia menyatakan, “Kami berharap kegiatan ini tidak hanya meningkatkan daya saing produk pangan UMK dari segi mutu dan keamanan, tetapi juga menjadi ruang komunikasi dan konsultasi langsung antara pelaku usaha dan fasilitator terkait berbagai tantangan yang dihadapi. Dengan begitu, solusi terbaik dapat ditemukan demi keberlanjutan dan pertumbuhan usaha Bapak/Ibu ke depannya.” (SS)