Stop Penyalahgunaan Obat di Generasi Muda SMPIT Al Yusufiyah dan SMPIT Al Wafi, Sawangan Depok

25-11-2024 Balai POM di Bogor Dilihat 1780 kali

Depok, Senin (18/11) – Training of Trainer (TOT) Cegah Penyalahgunaan Obat Makanan Terlarang (TOT CEPOT) yang dilaksanakan oleh Balai POM di Bogor berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan dan organisasi perangkat daerah kota Depok lainnya pada tanggal 15 Mei 2024, menyepakati untuk secara intensif dilakukan sosialisasi penggunaan obat yang aman untuk mencegah penyalahgunaan obat-obat tertentu di komunitas remaja.  Penggunaan obat-obatan secara benar dan sesuai dengan aturan pakai dari dokter juga dapat mencegah timbulnya resistensi terhadap antimikroba (antimicrobial resistance/AMR).  Oleh sebab itu, Balai POM di Bogor kembali menggelar sosialisasi dalam rangka edukasi terkait pencegahan penyalahgunaan obat di lingkungan sekolah, di dua lokasi yang berbeda, yaitu di SMPIT Al Yusufiyah dan SMPIT Al Wafi, Sawangan, Kota Depok.

Kepala Sekolah SMPIT Al Wafi pada sambutannya menyampaikan dukungan terhadap kegiatan ini yang dihadiri siswa, guru dan perwakilan Puskesmas Pengasinan, ”para siswa perlu memiliki pemahaman dan kesadaran cara memilih dan mengkonsumsi obat-obatan yang aman” ujar Khalman. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan Badan POM, cara cerdas memilih obat yang aman dengan Cek KLIK,  kesadaran akan pentingnya menggunakan obat dengan aman untuk mencegah AMR dan efek yang tidak diinginkan, serta saluran pengaduan dan informasi yang dapat diakses siswa dan guru.  Siswa dari kedua sekolah terlihat cukup aktif dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan terkait ciri-ciri penyalahgunaan obat, penyembuhan bagi pengguna, penggunaan obat tradisional, doping, dan lain-lain.

Cerdas dalam memilih obat yang aman dengan selalu Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar dan Kadaluarsa). Konsumsi obat harus sesuai aturan pakai karena bila mengurangi dosis maka bakteri malah dapat lebih kebal sehingga bila terkena sakit lagi maka akan sulit untuk sembuh.   Obat juga harus disimpan di tempat yang tepat dan jauh dari jangkauan anak-anak, serta bila obat sudah kadaluarsa maka perlu dibuang dengan cara yang tepat. Edukasi terkait obat-obat tertentu, efikasi dan efek samping yang dapat ditimbulkan.  Selain juga disampaikan faktor-faktor penyebab penyalahgunaan obat dan dampak terhadap kesehatan dan lingkungan.

Edukasi yang diberikan kepada para siswa sebagai generasi muda diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan persepsi para siswa dan guru terhadap obat yang aman dan terhindar dari penyalahgunaan obat-obat tertentu.

Sarana