Talkshow Gotong Royong Nutrisi : Sinergi Akademisi, Regulator, dan Industri Jaga Gizi Ibu dan Anak

05-02-2026 Balai POM di Bogor Dilihat 55 kali

Bogor, (05/02/2026) – Komitmen kolaboratif dalam menjaga keamanan dan mutu pangan bagi ibu hamil dan menyusui ditegaskan dalam kegiatan Talkshow Interaktif dan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bertema “Gotong Royong Nutrisi: Peran Akademisi, Regulasi, dan Industri dalam Menjaga Gizi Ibu & Anak” yang digelar di Gedung Innovation & Entrepreneurship Center, IPB University Dramaga, Bogor.

Kegiatan ini menghadirkan Kepala Balai Besar POM di Bogor, Jeffeta Pradeko Putra, S.Farm., M.Si, sebagai narasumber dari unsur regulator. Acara diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan masyarakat umum, serta melibatkan unsur akademisi dan pelaku usaha, termasuk PT Supra Sari Lestari dan Brand MOM UUNG.

Tekankan Pengawasan Pangan Fungsional dan Klaim

Dalam pemaparannya bertajuk “Pengawasan Klaim Pangan Olahan Fungsional”, Kepala Balai POM di Bogor menekankan bahwa ibu hamil dan menyusui merupakan kelompok konsumen rentan yang memerlukan perlindungan khusus. Pangan yang tidak aman atau klaim yang menyesatkan dapat berdampak langsung pada kesehatan ibu, janin, maupun bayi.

Beliau menyampaikan bahwa pelaku usaha memiliki peran strategis dalam menjamin keamanan pangan melalui:

●        Penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB)

●        Pemenuhan ketentuan label dan iklan yang jujur serta tidak menyesatkan

●        Kepatuhan terhadap regulasi klaim pangan olahan

“Pelaku usaha wajib memastikan setiap klaim yang dicantumkan pada label dan iklan telah didukung bukti ilmiah yang memadai dan sesuai ketentuan. Ini bukan hanya soal pemasaran, tetapi soal perlindungan konsumen,” tegasnya.

Diskusi interaktif yang dipandu moderator berlangsung dinamis. Peserta aktif mengajukan pertanyaan terkait mekanisme pengajuan klaim, proses notifikasi pangan olahan, hingga pengawasan pre-market dan post-market oleh BPOM.

Edukasi Publik dan Penguatan Literasi Gizi

Melalui kegiatan ini, Balai POM di Bogor kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan literasi masyarakat terkait keamanan pangan, khususnya pangan fungsional dan pangan gizi khusus. Edukasi kepada mahasiswa sebagai agen perubahan serta masyarakat luas dinilai penting untuk membangun ekosistem pangan yang bertanggung jawab.

Kegiatan ditutup dengan harapan agar sinergi antara akademisi, regulator, dan industri terus diperkuat demi mewujudkan slogan acara, “Gizi Tercukupi, Generasi Mandiri.”-SS

Sarana